• Selasa, 31 Januari 2023

DKR Soroti Pejabat yang Selamatkan Anak Yatim Putus Sekolah: Harapan Baru Bagi Keluarga Miskin!

- Kamis, 1 Desember 2022 | 23:34 WIB
Roy Pangharapan Ketua DKR Kota Depok, dampingi anak yatim yang ingin bersekolah. (DKR)
Roy Pangharapan Ketua DKR Kota Depok, dampingi anak yatim yang ingin bersekolah. (DKR)

 

HUKUMANEWS - Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok menyoroti kesigapan Dinas Pendidikan Kota Depok dalam menanggapi aduan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok terkait adanya siswa miskin yang tidak bisa sekolah karena maskin.

Dinas Pendidikan Kota Depok bergerak cepat menolong siswa miskin tersebut, agar tetap bisa bersekolah. Demikian Roy Pangharapan Ketua DKR Kota Depok dalam rilisnya di Depok, Kamis (1/12/2022).

"Pejabat seperti ini memberikan harapan baru bagi masyarakat miskin dan tak mampu. Bisa menjadi pegangan bagi ratusan anak dari keluarga tak mampu," ujar Roy Pangharapan.

Berawal dari advokasi pasien oleh Relawan DKR Kota Depok, terhadap pasien Suratman Ricardo (47 tahun), yang terlambat berobat karena kesulitan ekonomi keluarga.

Baca Juga: Survey Indikator Politik Indonesia Sebut Erick Thohir Dijagokan Sebagai Cawapres 2024

DKR untuk dilakukan pendampingan dan advokasi pasien Suratman Ricardo di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok dan mengurus jaminan pembiayaan kuota non JKN KIS PBI yang sebelumnya ditanggung oleh pemerintah pusat.

"Keluarga pasien datang ke DKR saat kondisi pasien parah dan tidak punya kemampuan biaya untuk berobat untungnya bisa kami urus berobat gratis di RSUD Kota Depok," ujar Roy Pangharapan.

Namun karena sakitnya sudah parah, pasien tersebut akhirnya meninggal dunia Rabu (2/11) setelah dirawat di RSUD kota Depok sejak Kamis (27/10)

"Kami sekuat tenaga membantu, tapi apa daya,Tuhan berkehendak lain, pasien akhinya meninggal," jelas Roy Pangharapan.

Halaman:

Editor: Keikei Utari

Sumber: DKR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banyumas Butuh Tambahan Sekolah Luar Biasa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:25 WIB

Belajar Bahasa: Dipungkiri atau Dimungkiri?

Selasa, 12 Juli 2022 | 14:48 WIB

Belajar Bahasa: Aktifitas atau Aktivitas?

Selasa, 5 Juli 2022 | 11:01 WIB

Belajar Bahasa: Ustadz, Ustad, atau Ustaz?

Kamis, 30 Juni 2022 | 15:15 WIB
X