• Jumat, 9 Desember 2022

Mengapa Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci Tak Bisa Dibawa Pulang?

- Jumat, 15 Juli 2022 | 20:56 WIB
Pemakaman Baqi, diperuntukkan jemaah haji yang wafat di Madinah, Arab Saudi.
Pemakaman Baqi, diperuntukkan jemaah haji yang wafat di Madinah, Arab Saudi.

Hukamanews.com - Pemerintah mencatat, jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci hingga hari ini, Jumat 15 Juli 2022, berjumlah 52 orang.

Untuk diketahui, jemaah haji Indonesia yang wafat saat menjalani ibadah haji, jenazahnya tidak bisa dibawa pulang ke Tanah Air. Hal ini sesuai dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi.

Alasan jemaah haji wafat tidak boleh dibawa pulang adalah karena pemerintah Arab Saudi khawatir jarak tempuh yang sangat jauh akan merusak kondisi jenazah.

Selain itu, biaya yang akan dikeluarkan juga tidak sedikit karena harus menggunakan pesawat, belum lagi masih harus mengurus beberapa berkas penting lainnya.

Baca Juga: Hingga Hari ini, 52 Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Ada hadist yang menjelaskan keutamaan muslim yang meninggal di Tanah Suci yang artinya:

"Siapa yang bisa meninggal di Madinah, silakan meninggal di Madinah. Karena aku akan memberikan syafaat bagi orang yang meninggal di Madinah."

Namun, jika ada yang ingin memaksakan untuk memulangkan jenazah ke negara asal, misalnya Indonesia, maka hal tersebut harus dibantu oleh pemerintah Indonesia. Bantuan itu dilakukan melalui surat permintaan dari ahli waris yang akan diteruskan pada pihak otoritas di Arab Saudi.

Namun proses ini tak mudah dilakukan karena membutuhkan waktu yang tak sedikit.

Halaman:

Editor: Sukowati Utami

Tags

Terkini

X