• Jumat, 9 Desember 2022

Komunitas Umat Agama Mendorong Kepedulian Semua Pihak atas Isu Perubahan Iklim dan Krisis Energi

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 16:41 WIB
Komunitas Umat Agama Mendorong Kepedulian Semua Pihak atas Isu Perubahan Iklim dan Krisis Energi
Komunitas Umat Agama Mendorong Kepedulian Semua Pihak atas Isu Perubahan Iklim dan Krisis Energi

HUKAMANEWS –  Faiths4ClimateJustice bersama GreenFaith, LLHPB Aisyiyah, Eco Bhinneka, Dompet Dhuafa dan DD Volunteer melakukan aksi damai dalam upaya mengurangi penggunaan bahan bakar dari fosil.

Aksi damai dilekukan serentak di 277 titik di Indonesia. Aksi ini berupa longmarch massal berjalan kaki ke tempat ibadah, melakukan penanaman pohon, pembuatan mural, aksi bersih pantai, diskusi tentang energi alternatif, hingga tuntutan generasi muda terhadap masa depan yang lestari.

Di Jakarta, aksi damai dilaksanakan di halaman Masjid Istiqlal Jakarta. Acara berlangsung 1 jam, dihadiri perwakilan dari Dompet Dhuafa, GreenFaith, LLHPB 'Aisyiyah, Eco Bhinneka, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Baca Juga: 374 Kasus Leptospirosis Ada di Jawa Tengah

Berbagai poster berisikan seruan untuk menjaga bumi dibentangkan. Di antaranya isi poster itu bertuliskan: “Selamatkan bumi dari temoat ibadah”, “Jaga Imanmu, Jaga Bumimu”, “Demi kehidupan lestari, wujudkan alternatif bahan bakar non-fosil”, “Sumpah Pemuda Muslim Indonesia menjaga bumi menyelamatkan lingkungan”, “Jangan cemari sungaiku”, dan “Lindungi ciptaan Tuhan”.

 “Tujuan dari upaya ini adalah mendorong kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan  penggunaan energi bersih," kata Arif R.H selaku GM Aliansi Strategis dan Advokasi Dompet Dhuafa.

Hening Parlan selaku Ketua Divisi Lingkungan Hidup LLHPB Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah mengatakan, aksi Umat agama ini sesungguhnya merupakan ekspresi dari ritual keumatan untuk menjaga bumi dari kerusakan.

Baca Juga: Obat Sirup Mulai Ditarik, Warga Kota Semarang Pilih Langsung Berobat Ke Dokter

Direktur Eco Bhinneka ini juga mengungkapkan bahwa urusan menjaga bumi bukan menjadi konsern pada satu agama saja, melainkan menjadi konsern dari seluruh agama.

Halaman:

Editor: Titik Qomariah

Sumber: Liputan

Tags

Terkini

Jawa Tengah Sudah Memiliki 21 Mal Pelayanan Publik

Senin, 5 Desember 2022 | 15:49 WIB
X