• Jumat, 9 Desember 2022

Obat Sirup Mulai Ditarik, Warga Kota Semarang Pilih Langsung Berobat Ke Dokter

- Senin, 24 Oktober 2022 | 21:22 WIB
Produk Obat Sirup Mulai Kosong di Sejumlah Apotik di Kota Semarang (Elizabeth Widowati)
Produk Obat Sirup Mulai Kosong di Sejumlah Apotik di Kota Semarang (Elizabeth Widowati)

Hukamanews.com – Dampak penarikan sejumlah obat sirup yang terindikasi mengandung bahan berbahaya hingga diduga menyebabkan gagal ginjal , sangat berimbas di tengah masyarakat. Ketika si buah hati sedang terserang panas demam , batuk dan pilek, jelas sekali terasa dampaknya membuat kebingungan para orangtua. Alhasil , memeriksakan anak ke dokter terdekat maupun ke rumah sakit menjadi pilihan utama.

“Anak saya badannya lagi ga enak, selain panas juga batuk pilek. Saya periksakan ke dokter di rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan yang maksimal. Untuk mendapatkan obatnya juga kini sudah sulit.” kata salah satu orangtua pasien Muhammad Al Fara, saat ditemui di ruang tunggu poli spesialis anak RST Bhakti Wira Tamtama, yang terletak di kawasan dr Sutomo Semarang, Senin ( 24/10/22 )

Baca Juga: Arahan Presiden Jokowi Terkait Kasus Gangguan Ginjal Akut

Kebijakan pemerintah pusat menarik seluruh produk obat sirup baik untuk penurun panas, maupun untuk mengatasi batuk dan pilek , mau tidak mau juga harus diikuti seluruh fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit, dan dokter sebagai tenaga medis.

“Berapa batas, saya boleh memberikan resep obat penurun panas untuk satu pasien, suster.” tanya dr Lidya, Spesialis Anak disela – sela sesi konsultasinya dengan sejumlah pasien yang antri siang itu di RST Bhakti Wira Tamtama.

Baca Juga: Marak gagal ginjal akut, batasi konsumsi soft drink pada anak

Diketahui, sejak hari Minggu (23 /10/22 ) sejumlah apotik di kota Semarang sudah melakukan penarikan produk obat – obatan sirup yang diduga telah menyebabkan dampak gagal ginjal terutama kasus yang terjadi pada anak – anak. Seperti yang terlihat di bagian rak etalase apotik Viva Generik di kawasan Abdurahman Saleh Semarang Barat, hampir semua produk yang memajang obat – obatan sirup mulai dari penurun panas, hingga batuk , bahkan obat pilek. Semuanya sudah kosong bersih. Gantinya hanya nampak obat – obatan herbal untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat.

Editor: Elizabeth Widowati

Tags

Terkini

Jawa Tengah Sudah Memiliki 21 Mal Pelayanan Publik

Senin, 5 Desember 2022 | 15:49 WIB
X