• Jumat, 9 Desember 2022

Mendikbudristek Nadiem: Tak Ada Lagi Tes Mata Pelajaran untuk Seleksi Masuk PTN

- Rabu, 7 September 2022 | 18:00 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim
Mendikbudristek Nadiem Makarim

Hukamanews.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Merdeka Belajar (MB) episode ke-22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Transformasi ini sejalan dengan misi besar Merdeka Belajar yaitu menghadirkan sistem pendidikan yang memprioritaskan kebutuhan peserta didik dan menjunjung tinggi asas keadilan.

“Arah baru transformasi seleksi masuk PTN dilakukan melalui lima prinsip perubahan, yaitu mendorong pembelajaran yang menyeluruh, lebih berfokus pada kemampuan penalaran, lebih inklusif dan lebih mengakomodasi keragaman peserta didik, lebih transparan, serta lebih terintegrasi dengan mencakup bukan hanya program sarjana, tetapi juga diploma tiga dan diploma empat/sarjana terapan,” ujar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-22, Rabu 7 September 2022, secara daring.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Perlu Pemikiran ‘Abu Nawas’ Dalam Hadapi Krisis

Mendikbudristek memaparkan, terdapat tiga transformasi seleksi masuk PTN.

“Pertama, seleksi nasional berdasarkan prestasi, kemudian seleksi nasional berdasarkan tes, dan yang ketiga adalah seleksi secara mandiri oleh PTN,” tutur Mendikbudristek.

Lebih jauh Mendikbudristek menjelaskan, pada seleksi nasional berdasarkan prestasi, seleksi akan berfokus pada pemberian penghargaan tinggi atas kesuksesan pembelajaran yang menyeluruh di pendidikan menengah.

Hal ini dilakukan melalui pemberian bobot minimal 50 persen untuk nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran. Dengan pemberian bobot yang tinggi ini, diharapkan peserta didik terdorong untuk berprestasi di seluruh mata pelajaran secara holistik.

Sedangkan untuk seleksi nasional berdasarkan tes, menurut Mendikbudristek Nadiem, nantinya seleksi akan berfokus pada pengukuran kemampuan penalaran dan pemecahan masalah.

Halaman:

Editor: Sukowati Utami

Tags

Terkini

Jawa Tengah Sudah Memiliki 21 Mal Pelayanan Publik

Senin, 5 Desember 2022 | 15:49 WIB
X