• Selasa, 31 Januari 2023

Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Berhasil Ciptakan Pembangunan Berbasis Lingkungan dan Rendah Karbon

- Minggu, 4 Desember 2022 | 21:24 WIB
Bupati Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat , Paolus Hadi Menerima Penghargaan IDSB Tahun 2022 (Elizabeth Widowati)
Bupati Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat , Paolus Hadi Menerima Penghargaan IDSB Tahun 2022 (Elizabeth Widowati)

Hukamanews.com – Setelah berhasil mewujudkan implementasi pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan rendah karbon di daerah, Kabupaten Sanggau berhasil menerima Penghargaan Indeks Daya Saing Berkelanjutan ( IDSDB ) pada Pilar Tata Kelola. Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan dengan penghargaan ini, akan semakin memacu bagi Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk lebih meningkatkan pengelolaan APBD, daya saing daerah berkelanjutan, serta berbagai program yang berkelanjutan dan mengedepankan kesejahteraan masyarakat di Sanggau.

 

“Kedepan akan terus muncul inovasi – inovasi pembangunan berkelanjutan di Sanggau, demi kontribusi positif untuk masyarakat Sangau.” demikian ungkap Paolus Hadi, Bupati Sanggau, saat menerima penghargaan tersebut pada acara Katadata regional Summit, Kamis (1/12/22 ) di Jakarta.

 

Sebelumnya, Paolus Hadi turut menjadi pembicara dalam Konferensi Tahunan SDGs 2022 yang membahas mengenai upaya dan inovasi kemitraan multipihak untuk mendorong tata kelola dan kelembagaan ekonomi hijau.

 

“Ketika saya menjadi seorang Bupati yang saya tawarkan adalah konsep bagaimana masyarakat bisa sejahtera tetapi lingkungan tetap harus terjaga. Saya juga melihat pentingnya kolaborasi, tidak bisa hanya keinginan pemerintah apalagi hanya tertuang dalam visi-misi seorang Bupati. Untuk itu harus action, salah satunya melalui kebijakan,” tutur Paolus dalam paparannya.

 

Salah satu aksi nyata yang dilakukan Sanggau adalah dengan adanya TAKE (Transfer Anggaran Berbasis Kinerja Ekologis) melalui Perbup Sanggau Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Pengalokasian Alokasi Dana Desa. Skema TAKE merupakan strategi alokasi anggaran berbasis kinerja lingkungan, di mana pemerintah kabupaten mengalokasikan dana fiskal ke desa penerima manfaat berupa insentif keuangan.

Halaman:

Editor: Elizabeth Widowati

Tags

Terkini

29 Desa Antikorupsi Ada Di Jawa Tengah

Minggu, 18 Desember 2022 | 15:01 WIB

Lurik Ganjar Berhasil Merambah ke Pasar Malaysia

Kamis, 15 Desember 2022 | 15:04 WIB
X