• Selasa, 31 Januari 2023

Slamet Raharjo, Mimpi Punya Pemimpin Yang Membawa Kebudayaan Indonesia

- Kamis, 8 Desember 2022 | 14:55 WIB
Slamet Raharjo , Seniman Senior Bicara Soal Kebudayaan (Elizabeth Widowati)
Slamet Raharjo , Seniman Senior Bicara Soal Kebudayaan (Elizabeth Widowati)

Hukamanews.com -  Menjadi seorang aktor itu tidak mudah. Harus melalui berkali – kali berlatih untuk menciptakan sebuah kesenian.  Sebagai seorang seniman , Slamet Raharjo, aktor kawakan sekaligus pendiri Yayasan Teater Populer, sangat memimpikan bertahun – tahun bahwa kebudayaan di Indonesia bukan kesenian saja. Kebudayaan itu adalah akar dari reka – reka, rekayasa, rekadaya manusia Indonesia.

“Kami sebagai seniman memotret manusia dan mengemasnya dalam sebuah daya cipta seni.  Sebagai seniman, kami sangat berharap seorang pemimpin di negeri ini, akan mampu menggaris bawahi kebudayaan, sehingga barokahnya akan menjadi sangat luar biasa.” kata Slamet Raharjo saat menerima kunjungan dari Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Google for Indonesia Support Media untuk Pemilu Nasional Tahun 2024 Yang Bersih

Sanggar Teater Populer hingga kini terus dinamis hidup berkesenian. Diantara gang kecil di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat, sanggar teater ini menyimpang lengkap catatan seni yang dilakoni para sineas didalamnya. Disatu sudut ruangan, terdapat lemari yang penuh dengan piala. Sementara di sisi lain tempat para anggota Teater Populer berlatih, ada sebuah panggung kecil dengan pernak – pernik meja dan kursi serta beberapa lampu menggantung di atap.

“Kompleks Sanggar Teater Populer berdiri diatas lahan hampir satu hektar ini terdiri atas beberapa bangunan.Dan yang terakhir adalah rumah berarsitektur Eropa kuno tersebagi beberapa ruangan.”

Sanggar Teater Populer didirikan Teguh Karya di tahun 1968. Awalnya hanya memiliki anggota sekitar 12 orang yang berasal dari Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI), mahasiswa dan para teaterawan independen.

 

Sanggar yang sebelumnya bernama Teater Populer Hotel Indonesia ini bahkan menggelar produksi panggung satu kali sebulan dalam dua tahun. Dalam proses perjalanannya, sanggar Teater Populer tidak hanya berkegiatan di panggung, tetapi juga meramaikan perfilman Indonesia. Hasil produksi film yang di sutradarai Teguh Karya turut membuat nama sanggar teaternya melonjak. Terlebih, Teater Populer semakin menonjol karena berbagai prestasi yang diraih dari film-film karyanya yang juga dimainkan para aktor dari sanggar Teater Populer.

Aktor-aktor dari sanggar Teater Populer yang kemudian digandrungi masyarakat Indonesia setelah hadirnya perfilman karya Teguh Karya adalah Slamet Rahardjo, Christine Hakim, Niniek L. Karim, Erros Djarot, Alex Komang dan masih banyak lagi.

Halaman:

Editor: Elizabeth Widowati

Tags

Terkini

X